Pemadaman Kebakaran Gunung Buthak Terkendala Medan Curam dan Angin Kencang

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Upaya pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Buthak, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, menghadapi kendala medan yang curam dan angin kencang.

Kondisi tersebut membuat petugas di lapangan kesulitan menjangkau titik api yang berada di kawasan dengan medan sulit. Angin juga membuat api berpotensi lebih cepat merambat ke area yang kering.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan angin telah bertiup cukup kencang sejak Jumat (4/9/2026).

“Kondisi di lapangan angin cukup kencang sejak kemarin, ditambah lagi medan yang curam. Petugas darat cukup kewalahan,” kata Sadono, Sabtu (5/9/2026).

Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Untuk mempercepat proses pemadaman, operasi dilakukan melalui jalur darat dan udara secara bersamaan.

Satu unit helikopter water bombing dikerahkan untuk membantu memadamkan api, terutama di lokasi yang sulit dijangkau oleh petugas melalui jalur darat.

Sadono mengatakan pihaknya sebelumnya telah berkoordinasi dengan Perum Perhutani dan BPBD Jawa Timur terkait penanganan kebakaran di kawasan Gunung Buthak.

“Kami kemarin sudah berkoordinasi dengan Perhutani dan BPBD Jatim. Hari ini helikopter water bombing sudah mendarat dan sedang melakukan upaya pemadaman,” jelasnya.

Baca Juga:  BI Malang Percepat Jadwal Tukar Uang Baru Tahap 2, Siap-Siap War 24 Februari Pukul 08.00

Menurutnya, pengerahan helikopter menjadi salah satu upaya untuk menjangkau area yang tidak memungkinkan dilakukan pemadaman secara langsung oleh tim darat.

“Water bombing masih berjalan. Upaya pemadaman darat juga berjalan,” ujarnya.

Penerbangan Disesuaikan dengan Kondisi Angin

Operasi water bombing akan terus dilakukan selama kondisi penerbangan memungkinkan. BPBD Kabupaten Malang masih memantau perkembangan cuaca dan kondisi angin di kawasan Gunung Buthak.

“Kita lihat situasi dan kondisi, kalau saat ini masih memungkinkan meskipun angin kencang,” kata Sadono.

Kondisi angin menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keamanan sekaligus efektivitas operasi pemadaman melalui udara.

Helikopter BPBD Jatim Terbatas

BPBD Kabupaten Malang juga masih mempertimbangkan kebutuhan penambahan armada water bombing. Namun, ketersediaan helikopter di BPBD Jawa Timur saat ini terbatas.

Sadono mengatakan satu unit helikopter yang siap digunakan harus dibagi untuk menangani kebakaran di sejumlah wilayah lain di Jawa Timur.

“Sementara ini masih satu yang ready di BPBD Jatim. Itu harus terbagi, ada penanganan di Semeru juga Arjuno,” pungkasnya.

Kebakaran Gunung Buthak Kembali Terjadi

Kebakaran di kawasan Gunung Buthak kembali dilaporkan terjadi di Petak 100, Kecamatan Pujon, pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca Juga:  Perkuat Ekosistem Pendidikan, Pemkab Malang Lakukan Penandatanganan PKS Antar OPD Pendidikan

Tim gabungan sebelumnya melakukan pemadaman secara manual menggunakan alat gebyok. Kebakaran di kawasan tersebut juga sempat terjadi pada Selasa (1/9/2026).

Pada kejadian sebelumnya, petugas berhasil memadamkan api setelah melakukan upaya pemadaman selama beberapa jam. Berdasarkan pendataan, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 15 hektare.

Untuk mengantisipasi risiko keselamatan dan mencegah pendaki maupun masyarakat berada di kawasan terdampak kebakaran, pihak pengelola juga menutup jalur pendakian Gunung Buthak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong hingga batas waktu yang belum ditentukan.