UB Memperketat Akses Gedung Setelah Kasus Mahasiswa Jatuh dari Gedung Bertingkat

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Brawijaya (UB) Malang akan memperketat akses menuju gedung-gedung bertingkat di lingkungan kampus.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari evaluasi kampus setelah seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) berinisial RR (19), jatuh dari lantai 6, salah satu gedung fakultas di lingkungan Universitas Brawijaya.

Peristiwa yang diduga merupakan percobaan bunuh diri tersebut menjadi perhatian serius pihak kampus. UB kini menyiapkan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Evaluasi dan Perketat Gedung Bertingkat

Sekretaris Universitas Brawijaya, Tri Wahyu Nugroho, mengatakan, Rektor UB Prof. Widodo sudah memberikan arahan untuk melakukan evaluasi terhadap keberadaan gedung-gedung bertingkat di lingkungan kampus.

“Pak Rektor sudah memberikan catatan dan meminta ada evaluasi terkait gedung-gedung tinggi di lingkungan kampus kita,” ujar Tri Wahyu Nugroho.

Evaluasi tersebut nantinya tidak hanya menyangkut kondisi fisik bangunan, juga akses menuju lantai-lantai bertingkat tinggi. Akses ke sejumlah area tertentu berpotensi diperketat sebagai langkah pengamanan.

Baca Juga:  Copet Marak Saat Konser Slank di Malang, Polisi Terima 14 Laporan Kehilangan

RR diketahui merupakan mahasiswa FK UB angkatan 2025. Sebelumnya, RR diketahui berada di Gedung Fakultas Bioindustri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) UB sebelum terjatuh dari lantai enam pada Kamis lalu (10/9/2026).

Berdasarkan pemeriksaan rekaman kamera pengawas atau CCTV, RR masuk ke gedung Fakultas Pertanian sekitar pukul 08.26 WIB.

Sekitar pukul 08.50 WIB, seorang staf Fakultas Pertanian berinisial DST (48) yang berada di lantai satu mendengar suara benda jatuh dari arah luar gedung.

Saksi kemudian mengecek area parkir. Saat berada di lokasi, ia menemukan seorang mahasiswa telah terjatuh.

Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah proses tersebut selesai, RR dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga:  Terparkir Sejak Dini Hari, Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal 

Pihak kampus kini menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi, khususnya dalam meningkatkan sistem keamanan dan pencegahan di area gedung bertingkat.

Pewarta: *Deni Robi/MS Alkatiri