World Cleanup Day 2026, PJT I Ajak 950 Pelajar SMAN 1 Tulungagung Peduli Lingkungan

SUARAMALANG.COM, Tulungagung – Perum Jasa Tirta I (PJT I) melibatkan 950 pelajar, guru, dan tenaga pendidik SMAN 1 Tulungagung dalam aksi peduli lingkungan memperingati World Cleanup Day 2026. Mengusung tema “Smart School, Zero Waste”, kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 25 September 2026.

Kegiatan menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PJT I yang diarahkan untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Aksi di lingkungan sekolah tersebut diisi dengan kegiatan bersih-bersih, penanaman pohon, serta edukasi pengelolaan sampah dan prinsip 3R.

950 Pelajar dan Pendidik Terlibat dalam Aksi Lingkungan

Pelibatan 950 pelajar, guru, dan tenaga pendidik menjadi bagian utama kegiatan World Cleanup Day 2026 di SMAN 1 Tulungagung. Melalui tema “Smart School, Zero Waste”, kegiatan mengajak lingkungan sekolah untuk menerapkan kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah dalam aktivitas sehari-hari.

Aksi bersih-bersih menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan dalam rangkaian tersebut. Selain menjaga kebersihan lingkungan sekolah, kegiatan juga dilengkapi dengan penanaman pohon untuk mendukung penghijauan di lingkungan pendidikan.

PJT I juga memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah dan prinsip 3R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pengelolaan sampah secara lebih bertanggung jawab kepada warga sekolah.

Baca Juga:  Seru-seruan di UB Education Expo 2026, Booth FIB UB Bikin Pengunjung Bisa Coba Kimono dan Hanbok Gratis

PJT I Berikan Dukungan untuk Pengelolaan Lingkungan Sekolah

Dalam kegiatan tersebut, PJT I memberikan sejumlah dukungan untuk membantu pengembangan praktik pengelolaan lingkungan di SMAN 1 Tulungagung. Dukungan tersebut meliputi bibit tanaman buah, unit alat pemilah sampah, dan komposter.

PJT I juga memberikan dukungan dana untuk pembangunan instalasi hidroponik di lingkungan sekolah. Berbagai bentuk dukungan tersebut diharapkan dapat melengkapi kegiatan edukasi dengan sarana yang dapat dimanfaatkan dalam praktik pengelolaan lingkungan.

Melalui penyediaan sarana tersebut, warga sekolah memiliki dukungan untuk menerapkan pengelolaan sampah, penghijauan, dan kegiatan lingkungan secara lebih terarah.

Bangun Kepedulian Lingkungan dari Lingkungan Sekolah

Sebagai BUMN yang bergerak dalam pengelolaan sumber daya air, PJT I tidak hanya menjalankan peran dalam menjaga keberlanjutan dan pemanfaatan sumber daya air. Perusahaan juga mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sebagai bagian dari keberlanjutan sumber daya tersebut.

Program TJSL melalui World Cleanup Day 2026 menjadi salah satu bentuk dukungan tersebut. Lingkungan sekolah dipilih sebagai ruang untuk mendorong keterlibatan pelajar dan tenaga pendidik dalam kegiatan kebersihan, penghijauan, serta pengelolaan sampah.

Baca Juga:  Kemendikdasmen : SMA Negeri 2 Kota Malang bisa Jadi Model Uji Kemahiran Bahasa Indonesia

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat praktik pengelolaan sampah dan penghijauan di SMAN 1 Tulungagung. Pada saat yang sama, kegiatan ini diharapkan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih bersih, asri, dan berkelanjutan.

Melalui keterlibatan pelajar, guru, dan tenaga pendidik, kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan World Cleanup Day. Praktik pengelolaan sampah, penghijauan, dan pemanfaatan sarana lingkungan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari aktivitas sekolah.