UB Gandeng PT LyondellBasell Hadirkan Reverse Vending Machine untuk Dukung Ekonomi Sirkular

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Brawijaya (UB) menggandeng PT LyondellBasell dalam pengadaan Reverse Vending Machine (RVM) untuk mendukung program keberlanjutan kampus berbasis ekonomi sirkular. Peresmian kerja sama tersebut berlangsung di Gedung Rektorat UB, Selasa (20/5/2026).

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya UB memperkuat budaya kampus yang peduli lingkungan sekaligus meningkatkan pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan.

Iklan

UB Dorong Sustainability melalui Reverse Vending Machine

Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menegaskan kerja sama dengan PT LyondellBasell menjadi langkah penting dalam mendukung sustainability goals kampus.

Menurutnya, pengembangan ekonomi sirkular membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk industri. Oleh karena itu, UB mendorong sinergi antara civitas akademika dan sektor industri untuk menghasilkan solusi lingkungan yang lebih efektif.

“Kerja sama ini penting karena sustainability goals ini kompleks,” ujar Prof. Widodo.

Selain itu, ia menilai kampus memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan demikian, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada pembentukan budaya hidup berkelanjutan di lingkungan kampus.

Reverse Vending Machine Berbasis Ekonomi Sirkular

Reverse Vending Machine (RVM) bekerja sebagai sistem otomatis yang menerima kemasan minuman kosong dan memberikan imbalan berupa poin kepada pengguna.

Kepala UPT UB Green Campus, Prof. Sri Suhartini, STP., M.Env.Mgt., Ph.D., menjelaskan pengguna cukup memasukkan botol plastik ke dalam mesin. Setelah itu, sistem mengonversinya menjadi poin yang terintegrasi melalui platform digital.

Selanjutnya, pengguna dapat menukarkan poin tersebut melalui pemindaian barcode setelah menyerahkan sampah plastik. Dengan mekanisme ini, UB mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam pengelolaan sampah.

RVM Akan Dipasang di Sejumlah Titik Kampus

UB menempatkan mesin RVM di beberapa lokasi strategis agar mahasiswa lebih mudah mengakses fasilitas tersebut.

Edukasi Mahasiswa Jadi Fokus Utama

UB menargetkan kantin Creative Land, Halalan Toyyiban, perpustakaan, serta sejumlah titik lain sebagai lokasi pemasangan RVM. Dengan demikian, akses pengelolaan sampah menjadi lebih merata di lingkungan kampus.

Selain itu, UB juga menekankan aspek edukasi melalui kerja sama ini. Program tersebut mencakup transfer pengetahuan kepada mahasiswa agar perubahan perilaku dapat terjadi secara berkelanjutan.

“Kita perlu merubah kebiasaan mahasiswa,” kata Prof. Sri.

Di samping itu, UB akan menguatkan edukasi melalui media kampus, workshop interaktif, dan program sosialisasi lingkungan. Dengan cara ini, kesadaran mahasiswa terhadap ekonomi sirkular diharapkan meningkat secara signifikan.

PT LyondellBasell Nilai UB Mitra Strategis

Perwakilan PT LyondellBasell, Mr. Rolf van Beck, menilai UB sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekonomi sirkular di Indonesia. Hal ini didukung oleh jumlah mahasiswa UB yang mencapai sekitar 70 ribu orang.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai generasi masa depan dalam membangun budaya ramah lingkungan.

“Ini lebih tentang menghasilkan ide dan peluang baru,” ujar Rolf.

Selain menyediakan teknologi RVM, PT LyondellBasell juga memberikan dukungan berupa pengetahuan terkait sistem ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah plastik.

Dengan demikian, UB berharap kerja sama ini mampu membentuk ekosistem kampus yang lebih berkelanjutan. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk memperkuat budaya ekonomi sirkular di lingkungan pendidikan tinggi.

Iklan
Iklan
Iklan