Pemerintah Kabupaten Malang-Ucapan Idul Fitri

Wali Kota Malang Ikuti Tanam Padi Serentak Jatim, Percepat Produksi Hadapi Potensi Kemarau

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang — Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menghadiri kegiatan tanam padi sekaligus mengikuti Zoom Gerakan Tanam Serentak se-Provinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan di lahan milik Bapak Arif, Poktan Tani Mulyo III, Jalan Raya Mulyorejo No. 95, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan tanam padi untuk menjaga produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya menjelang potensi musim kemarau yang diperkirakan cukup panjang.

Iklan

Wahyu Hidayat menjelaskan, percepatan tanam dilakukan dengan memanfaatkan momentum musim hujan yang masih berlangsung hingga akhir April.

“Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, wilayah Jawa Timur masih mengalami hujan sampai akhir April. Sementara untuk kondisi El Nino, Jawa Timur berada pada kategori sedang,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketersediaan air di Kota Malang relatif aman karena ditopang aliran sungai yang mencukupi hampir sepanjang tahun. Kondisi ini dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan produksi padi.

Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Malang juga menyalurkan bantuan benih padi kepada petani. Jenis benih yang diberikan yakni Inpari 32 dan Inpari 45 dengan total mencapai 10 ton atau 10.000 kilogram untuk Tahun Anggaran 2026.

“Harapannya, para petani bisa menjalankan usaha taninya tanpa kesulitan dalam penyediaan benih,” jelasnya.

Selain itu, kesiapan pupuk subsidi juga telah direncanakan sejak jauh hari melalui koordinasi antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta kelompok tani. Kebutuhan pupuk untuk tahun 2026 telah disusun sejak 2025, sementara untuk 2027 saat ini tengah dalam proses penyusunan e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani).

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, Slamet Husnan, menambahkan bahwa percepatan tanam ini dilakukan secara serentak di berbagai wilayah sebagai bagian dari program tingkat nasional hingga daerah.

Secara nasional, gerakan tanam serentak telah dilaksanakan pada Selasa lalu dengan pusat kegiatan di Jambi. Sedangkan untuk tingkat Jawa Timur dipusatkan di Kabupaten Ngawi.

Di Kota Malang, lokasi penanaman difokuskan di Kelurahan Mulyorejo dengan luas lahan sekitar 1,1 hektare yang masih siap tanam. Sementara di empat kecamatan lainnya, tanaman padi telah lebih dahulu ditanam dan kini memasuki usia sekitar 35 hari.

Melalui percepatan tanam ini, Pemkot Malang optimistis mampu menjaga produktivitas padi, sekaligus memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga tetap terjaga bagi masyarakat.

Pewarta:*Ali Halim

Iklan
Iklan
Iklan