SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri terus memperkuat komunikasi dengan ulama dan organisasi keagamaan di wilayah Kabupaten Malang. Salah satunya melalui silaturahmi yang terjalin dengan Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang KH. Hamim Kholili di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Di mana ulama yang akrab disapa Gus Hamim ini merupakan sosok tokoh agama yang berpengaruh di Kabupaten Malang. Jumlah anggota serta kader NU yang begitu banyak di Kabupaten Malang, menjadikan sosok Gus Hamim yang merupakan pucuk pimpinan PCNU Kabupaten Malang sangat berpengaruh dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat agar selalu kondusif.
Pasalnya, selain dalam hal keagamaan, Gus Hamim sendiri juga dikenal sebagai sosok yang memiliki peran strategis dalam pembangunan Kabupaten Malang di berbagai sektor. Mulai dari sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Malang.
Pertemuan antara Kaporles Malang AKBP Rulian Syauri dengan Gus Hamim tersebut menjadi bagian dari langkah Polres Malang membangun sinergitas dengan para ulama dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Malang yang memiliki 33 kecamatan serta 378 desa dan 12 kelurahan.
Dalam pertemuan itu, Rulian dan Gus Hamim membahas pentingnya kolaborasi antara kepolisian dengan ulama dalam menjaga kamtibmas. Menurut perwira polisi dengan dua melati dipundaknya ini menilai peran ulama sebagai tokoh agama sangat penting dalam memberikan edukasi serta mengajak masyarakat dalam menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan.
“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya kami untuk membangun komunikasi dan sinergitas dengan para ulama serta tokoh agama. Kami berharap masukan dan dukungan dari para tokoh agama dapat menjadi penguat dalam menjaga kamtibmas di Kabupaten Malang,” ungkap Rulian, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan kamtibmas di Kabupaten Malang. Dukungan para ulama dan tokoh agama dibutuhkan karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat serta mempunyai peran penting dalam membangun kesadaran sosial.
Melalui sinergitas dengan PCNU Kabupaten Malang, Polres Malang berharap pesan-pesan kamtibmas dapat semakin kuat diterima masyarakat. Terutama pesan mengenai pentingnya menjaga persatuan, kerukunan serta mencegah potensi konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
“Kami ingin kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Para ulama dan tokoh agama memiliki peran penting dalam memberikan keteladanan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat,” tutur Rulian.
Lebih lanjut, dalam rangkaian kegiatan silaturahminya ini, Rulian juga menyempatkan untuk menjalin silaturahmi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang KH. Misno Fadhol Hija’, di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Kemudian dilanjutkan ke Rais Syuriah PCNU Kabupaten Malang KH. Zainul Arifin yang juga bertindak sebagai pengasuh Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah di Kecamatan Kepanjen.
Pihaknya menyebut, melalui jalinan komunikasi yang terbangun, pihaknya juga membuka ruang kolaborasi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan yang berbasis keagamaan maupun sosial dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Keamanan dan kondusivitas wilayah bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan tokoh agama, agar Kabupaten Malang tetap aman, damai dan kondusif,” pungkas Rulian.













