BMKG Peringatkan Angin Kencang, Jawa Timur Masuk Daftar Waspada

SUARAMALANG.COM, Jawa Timur – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk tiga hari ke depan.

Peringatan berlaku pada 9-11 September 2026 dan mencakup sejumlah wilayah Indonesia.

BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat serta angin kencang di sejumlah daerah.

Jawa Timur menjadi salah satu wilayah yang berulang kali masuk peringatan angin kencang.

Jawa Timur Tiga Hari Masuk Peringatan

BMKG memasukkan Jawa Timur dalam daftar wilayah berpotensi angin kencang pada 9 September.

Peringatan tersebut kembali berlaku pada 10 September dan 11 September 2026.

Kondisi angin kencang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko sejumlah kejadian.

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di luar ruangan.

Hujan Sedang hingga Lebat Mengancam Sejumlah Wilayah

Pada 9 September, BMKG menetapkan status waspada di 11 wilayah.

Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Banten, dan Jawa Barat.

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, serta Papua juga masuk daftar.

Baca Juga:  DPD LIRA Magetan, Cegah Anak Sejak Dini Dari Narkoba, Kenakalan Remaja, Dan Penggunaan Gadget Game dan Judi Online

Pada 10 September, BMKG menambahkan Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua Barat Daya.

Peringatan pada 11 September mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.

Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Utara, serta Papua Barat Daya juga masuk daftar.

Status Siaga dan Awas Masih Nihil

BMKG tidak menetapkan wilayah berstatus siaga selama periode peringatan tersebut.

Status awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem juga masih nihil.

Namun, masyarakat tetap perlu mengantisipasi dampak cuaca yang berpotensi muncul.

BMKG mengingatkan potensi genangan, luapan sungai, dan longsor akibat kondisi hidrometeorologi.

Dampak tersebut dapat mengganggu mobilitas serta aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah.

“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” tulis BMKG melalui Instagram resminya.

Potensi Angin Kencang Meluas

Pada 9 September, angin kencang berpotensi terjadi di Bali, Banten, Jawa Timur, dan Maluku Utara.

Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta Sulawesi Utara juga masuk daftar.

Baca Juga:  Wapres Gibran Apresiasi Gubernur Jatim Atas Keberhasilan Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi di Atas Nasional

Pada 10 September, peringatan mencakup Aceh, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Maluku.

Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, serta Papua Selatan turut masuk daftar.

Pada 11 September, angin kencang berpotensi terjadi di Bali, Jawa Timur, dan Kalimantan Tengah.

Maluku, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara juga masuk daftar.

Papua Barat Daya dan Papua Selatan turut mendapat peringatan angin kencang pada hari tersebut.

BMKG meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dan mengikuti informasi cuaca terbaru.