Berita  

Garuda Indonesia Masuk 100 Maskapai Terbaik Dunia 2026

SUARAMALANG.COM, Nasional — Peta persaingan maskapai Asia Tenggara di level global kembali menarik perhatian. Sembilan maskapai ASEAN masuk daftar 100 Maskapai Terbaik Dunia 2026 versi Skytrax.

Namun, ada satu fakta yang luput dari informasi yang beredar. Indonesia ternyata tidak absen dari daftar tersebut karena Garuda Indonesia berada di peringkat ke-66 dunia.

Posisi Garuda Indonesia memang belum mendekati jajaran teratas. Meski begitu, maskapai nasional tersebut tetap menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam daftar 100 besar Skytrax 2026.

Singapore Airlines Kembali ke Puncak

Singapore Airlines menjadi nama tertinggi dari kawasan ASEAN. Maskapai asal Singapura itu menempati posisi pertama sebagai maskapai terbaik dunia 2026.

Skytrax menempatkan Qatar Airways di posisi kedua. Selanjutnya, Cathay Pacific Airways berada di peringkat ketiga dan ANA All Nippon Airways menempati posisi keempat.

Singapore Airlines juga kembali merebut posisi puncak setelah pada 2025 berada di urutan kedua. Tahun lalu, Qatar Airways menempati peringkat pertama.

Maskapai ASEAN Mendominasi Papan Atas

Selain Singapore Airlines, beberapa maskapai ASEAN juga mencatat posisi tinggi. Thai Airways berada di peringkat ke-20, naik dari posisi ke-29 pada tahun sebelumnya.

Malaysia Airlines menyusul di peringkat ke-21. Posisi tersebut naik dari peringkat ke-27 pada daftar 2025.

Baca Juga:  LIRA Bersama BNNK Gandeng Karang Taruna Sosialisasikan Program P4GN Kepada Masyarakat Desa.

AirAsia berada di peringkat ke-26. Maskapai berbiaya murah asal Malaysia itu naik dua posisi dari tahun sebelumnya.

Di bawahnya ada Scoot pada posisi ke-28 dan Bangkok Airways pada peringkat ke-29. Keduanya juga masuk jajaran 30 besar dunia.

Vietnam Airlines menempati posisi ke-55. Sementara itu, Royal Brunei Airlines berada di peringkat ke-93.

Nama baru juga muncul melalui Sun PhuQuoc Airways. Maskapai asal Vietnam tersebut langsung masuk peringkat ke-99 dunia.

Garuda Indonesia Berada di Peringkat 66

Di tengah dominasi tersebut, Garuda Indonesia menempati posisi ke-66. Angka itu menunjukkan Garuda masih berada dalam 100 besar maskapai dunia versi Skytrax.

Namun, posisi tersebut turun cukup jauh dibandingkan 2025. Saat itu, Garuda Indonesia berada di peringkat ke-46 dunia.

Artinya, Garuda Indonesia turun 20 posisi dalam daftar terbaru. Perubahan itu menjadi catatan tersendiri bagi maskapai nasional Indonesia.

Meski turun dalam daftar utama, Garuda masih mendapat pengakuan pada kategori lain. Skytrax menempatkannya di posisi ke-8 dalam kategori Best Airline Cabin Crew dunia.

Garuda juga berada di peringkat ke-11 dalam kategori Best Airport Services dunia. Data tersebut menunjukkan performa Garuda tidak sepenuhnya tercermin dari posisi dalam daftar utama.

Baca Juga:  Agustus Puncak Kemarau Jatim, Mengapa September Masih Mengintai?

Daftar Ini Berdasarkan Penilaian Penumpang

Skytrax menyusun World Airline Awards melalui survei kepuasan penumpang. Survei periode 2025-2026 berlangsung sejak September 2025 hingga Agustus 2026.

Lebih dari 100 kewarganegaraan ikut dalam survei tersebut. Skytrax juga menyebut lebih dari 300 maskapai masuk dalam hasil survei 2026.

Penilaian tersebut mencakup pengalaman penumpang selama berada di bandara maupun di dalam pesawat. Karena itu, daftar ini tidak hanya melihat ukuran armada atau jaringan penerbangan.

Dengan masuknya Garuda Indonesia, klaim bahwa tidak ada maskapai Indonesia dalam 100 besar Skytrax 2026 tidak sesuai dengan daftar resmi. Justru, Garuda masih menjadi wakil Indonesia di tengah kuatnya posisi maskapai ASEAN.