Baterai Motor Listrik Panas, Jangan Langsung Cas Setelah Berkendara

Langsung cas motor listrik setelah dikendarai tidak disarankan. (Foto:istimewa)

SUARAMALANG.COM – Pemilik sepeda motor listrik disarankan tidak langsung mengisi daya baterai setelah kendaraan selesai digunakan. Memberi waktu agar baterai kembali dingin dapat membantu menjaga kondisi baterai dan mengoptimalkan usia pakainya.

Baterai motor listrik dapat mengalami peningkatan suhu selama kendaraan digunakan. Jika pengguna langsung menghubungkan charger ketika baterai masih panas, proses pengisian dapat kembali meningkatkan temperatur baterai.

Kebiasaan tersebut perlu diperhatikan terutama setelah motor digunakan untuk perjalanan yang cukup jauh atau dalam kondisi yang membuat baterai bekerja lebih berat. Namun, waktu tunggu sebelum pengisian tidak selalu sama untuk setiap kendaraan.

Baterai Motor Listrik Perlu Waktu untuk Mendingin

Pemilik bengkel motor listrik AD Service Solo, Alfian, mengatakan pengguna sebaiknya tidak langsung mengisi daya setelah motor digunakan. Menurutnya, baterai biasanya masih dalam kondisi panas setelah kendaraan berhenti.

“Pemakaian asal habis dipakai langsung dicas itu tidak baik. Karena motor listrik habis dipakai itu baterai panas,” kata Alfian kepada Kompas.com.

Menurut Alfian, baterai yang masih panas kemudian menerima arus listrik dari charger dapat mengalami kenaikan temperatur lagi. Jika kondisi tersebut terlalu sering terjadi, baterai berisiko mengalami panas berlebih atau overheat.

Karena itu, pengguna disarankan memberikan jeda setelah motor selesai digunakan. Jeda tersebut memberi kesempatan bagi temperatur baterai untuk turun sebelum proses pengisian dimulai.

Berapa Lama Harus Menunggu Sebelum Cas?

Alfian menyarankan pengguna menunggu sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum mengisi daya baterai. Durasi tersebut dapat menjadi acuan setelah motor digunakan dan sudah sampai di rumah.

Baca Juga:  KA Matarmaja Beroperasi dengan Rangkaian Ekonomi New Generation Mulai 28 September

“Jadi, tunggu sampai baterainya dingin dulu. Paling tidak, setelah motor dipakai, misalnya menempuh 5 kilometer sampai rumah, jangan langsung di-charge. Tunggu dan dinginkan baterai setidaknya 30 menit, atau kalau perlu sampai satu jam. Setelah itu, baru dicas,” ujarnya.

Meski demikian, waktu tunggu tersebut tidak bisa menjadi patokan mutlak untuk semua motor listrik. Suhu lingkungan, jarak perjalanan, kondisi baterai, sistem pendinginan, dan rekomendasi produsen dapat memengaruhi kebutuhan waktu pendinginan.

Karena itu, pengguna tetap perlu mengutamakan petunjuk yang tercantum dalam buku manual atau rekomendasi resmi produsen kendaraan. Hal tersebut lebih aman dibanding menerapkan satu durasi yang sama pada semua model.

Jangan Biarkan Motor Terlalu Lama Terhubung Charger

Selain memberi jeda setelah berkendara, durasi pengisian juga perlu diperhatikan. Pengguna sebaiknya tidak membiarkan motor terus terhubung dengan charger tanpa memperhatikan rekomendasi waktu pengisian.

Alfian menyarankan pengisian dilakukan sesuai kebutuhan dan tidak membiarkan motor mengisi daya selama berjam-jam melebihi waktu yang diperlukan.

“Cas juga 3-4 jam, habis itu dicabut. Nanti tunggu dulu 30 menit, paling enggak mati, dicas lagi. Siklusnya gitu,” katanya.

Ia juga mengingatkan pengguna agar tidak membiasakan motor listrik terus terhubung dengan charger dalam waktu sangat panjang.

Baca Juga:  Motor Listrik Jadi Solusi Ojol? Ini Hitungan Penghematan dan Beban Biayanya

“Jangan langsung 8 jam terus, apalagi sampai melebihi itu,” ujar Alfian.

Namun, durasi pengisian 3-4 jam bukan standar untuk seluruh motor listrik. Setiap model memiliki kapasitas baterai, sistem pengisian, jenis charger, dan rekomendasi waktu yang berbeda.

Ikuti Rekomendasi Produsen Motor Listrik

Kebiasaan mengisi daya baterai perlu disesuaikan dengan karakteristik kendaraan. Pemilik motor listrik sebaiknya memeriksa panduan produsen mengenai waktu pengisian, kondisi baterai, serta penggunaan charger.

Jika baterai masih terasa panas setelah perjalanan, memberikan waktu untuk mendingin sebelum mengisi daya menjadi langkah yang masuk akal. Pengguna juga perlu memperhatikan kondisi charger dan sistem kelistrikan selama proses pengisian.

Dengan kebiasaan pengisian yang sesuai, pengguna dapat membantu menjaga baterai tetap dalam kondisi optimal. Yang paling penting, jangan menjadikan durasi pengisian dari satu model sebagai patokan untuk semua motor listrik.

Iklan
Iklan