Kemdiktisaintek Lantik Pimpinan PTN, Dorong Kepemimpinan Adaptif

Kemdiktisaintek melantik sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri dan pejabat di lingkungan kementerian. (Foto: Dok. Kemdiktisaintek)

SUARAMALANG.COM, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melantik sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) serta pejabat struktural dan fungsional, Senin (5/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk mendorong kepemimpinan perguruan tinggi yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak bagi masyarakat.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Badri Munir Sukoco mengatakan jabatan yang diberikan membawa tanggung jawab untuk membuat institusi pendidikan tinggi lebih tanggap terhadap perubahan dan kebutuhan masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan wujud memenuhi pengukuhan amanah. Terdapat tanggung jawab besar di baliknya, yakni komitmen untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi ke arah yang lebih tanggap terhadap perubahan, relevan dengan kebutuhan zaman, dan berdampak luas bagi peradaban bangsa,” ujar Badri.

AI dan Transformasi Digital Ubah Tantangan Kampus

Badri menilai perubahan teknologi, perkembangan kecerdasan buatan (AI), transformasi digital, serta dinamika global telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, dan berinteraksi.

Kondisi tersebut, menurut dia, menuntut perguruan tinggi tidak lagi berjalan dengan pola lama. Kampus perlu memperkuat perannya sebagai pusat inovasi, pengembangan bakat, sekaligus penghasil solusi untuk berbagai persoalan bangsa.

Dalam kerangka Diktisaintek Berdampak, pimpinan perguruan tinggi dan pejabat yang dilantik didorong membangun tata kelola yang profesional serta memperkuat kolaborasi.

Baca Juga:  Kortastipidkor Polri Menetapkan Bupati Gowa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

“Setiap pemimpin perguruan tinggi, pejabat administrasi, pengawas, dan pejabat fungsional pada masa kini, tidak hanya dituntut mampu menjalankan fungsi birokrasi, namun juga harus mampu membaca perubahan, membangun jejaring kolaborasi, serta menciptakan budaya kerja yang inovatif dan adaptif,” tegas Badri.

Daftar Pimpinan PTN yang Dilantik

Dalam pelantikan tersebut, Kemdiktisaintek mengangkat sejumlah pimpinan perguruan tinggi untuk periode 2026–2030. Mereka yakni:

  • Bhayu Rhama sebagai Rektor Universitas Palangka Raya periode 2026–2030;
  • Iwan Aflanie sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat periode 2026–2030;
  • Heriad Daud Salusu sebagai Direktur Politeknik Pertanian Negeri Samarinda periode 2026–2030;
  • Saiful Deni sebagai Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII;
  • Dian Anggraini sebagai Kepala SMA Unggul Garuda Konawe Selatan;
  • Diah Aprillya Sari sebagai Pranata Keuangan APBN Terampil;
  • Zulpi Nazar sebagai Pranata Keuangan APBN Terampil;
  • Muhammad Khoirul Anam sebagai Arsiparis Terampil;
  • Leri Sambora sebagai Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur Terampil;
  • Dixy Raganata Permana sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan;
  • Retno Kusumastuti sebagai Kepala Subbagian Pemantauan dan Pelaporan.

Kampus Diminta Hasilkan Dampak bagi Masyarakat

Kemdiktisaintek juga mendorong perguruan tinggi menghasilkan lulusan yang unggul sekaligus mampu menghadapi perubahan global. Riset di lingkungan kampus diharapkan tidak berhenti pada publikasi, tetapi dapat menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung kemandirian bangsa.

Baca Juga:  Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras di Jakarta Pusat, Polisi Selidiki Pelaku

Di sisi lain, tata kelola perguruan tinggi dan lembaga layanan pendidikan tinggi perlu terus diperkuat agar semakin profesional dan responsif terhadap perubahan.

Pada kesempatan tersebut, Kemdiktisaintek juga memberikan penghargaan kepada para pimpinan perguruan tinggi periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam memajukan institusi masing-masing.

Melalui pelantikan ini, kementerian mendorong para pimpinan dan pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan integritas, inovasi, dan orientasi pelayanan publik.

Perkembangan pendidikan, termasuk transformasi perguruan tinggi di tengah perkembangan teknologi dan AI, menjadi bagian penting dalam menentukan kesiapan sumber daya manusia menghadapi perubahan.

Dalam konteks pendidikan tinggi, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam pengembangan pengetahuan, riset, keterampilan, dan sumber daya manusia.