15 Atlet Bertarung, 8 Medali Direbut! Taekwondo Kabupaten Malang Panaskan Mesin Menuju Porprov 2027

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Tim Taekwondo Kabupaten Malang mengirim sinyal keras menjelang Porprov Jawa Timur 2027. Sebanyak 15 atlet berhasil merebut delapan medali dalam Kejurprov Piala Gubernur Jatim Antar Pelajar 2026.

Para atlet Kabupaten Malang menghadapi persaingan ketat di GOR Kenjeran Park, Surabaya. Mereka akhirnya membawa pulang dua emas, dua perak, dan empat perunggu.

Raihan itu memberi modal awal bagi Kabupaten Malang untuk menatap persaingan olahraga tingkat provinsi. Pengkab Taekwondo Indonesia Kabupaten Malang kini mulai mematangkan kekuatan menuju Porprov 2027.

15 Atlet Turun, Delapan Medali Pulang

Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Kabupaten Malang, Sukma Eka Wira Yudha, mengatakan tim menurunkan 15 atlet Puslatkab. Satu manajer dan dua pelatih mendampingi mereka sepanjang kejuaraan.

“Dalam kejuaraan itu, kami menurunkan sebanyak 15 atlet dari Pusat Latihan Kabupaten atau Puslatkab, didampingi satu manajer dan dua pelatih,” ujar Sukma, Senin (31/8/2026).

Para atlet kemudian menunjukkan hasil dari persiapan dan latihan yang mereka jalani. Mereka berhasil mengumpulkan delapan medali dari arena persaingan antar pelajar Jawa Timur.

Baca Juga:  Darmadi Resmi Nahkodai KONI Kabupaten Malang Usai Unggul 40 Suara, Voting Sempat Memanas

“Alhamdulillah, dari perjuangan ketat para atlet di arena, kami berhasil mengemas delapan medali,” kata Sukma. “Raihan itu terdiri atas dua emas, dua perak, dan empat perunggu.”

Bukan Sekadar Podium, Porprov 2027 Sudah Menunggu

Sukma menegaskan Kejurprov ini tidak hanya menjadi arena mengejar gelar juara. Pengkab Taekwondo Kabupaten Malang juga memakai kompetisi tersebut untuk mengasah kesiapan atlet.

Jam terbang pertandingan, menurutnya, akan membentuk keberanian dan mental para atlet. Pengalaman itu menjadi bekal penting sebelum menghadapi persaingan Porprov Jatim 2027.

“Pengalaman kompetitif ini kami persiapkan secara matang sebagai langkah awal menuju Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027 mendatang,” tegasnya.

Pengkab Taekwondo Kabupaten Malang juga terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan. Mereka ingin membangun atlet dengan kemampuan teknik, fisik, mental, dan disiplin yang kuat.

“Kejuaraan ini sangat penting dalam membentuk atlet yang tidak hanya unggul secara teknik,” ujar Sukma. “Atlet juga harus memiliki kekuatan fisik, mental, dan disiplin tinggi.”

Target Baru: Taekwondo Jadi Lumbung Medali

Delapan medali dari Surabaya kini membuka tantangan baru bagi Taekwondo Kabupaten Malang. Pengcab ingin mengubah potensi atlet muda menjadi kekuatan utama pada Porprov Jatim 2027.

Baca Juga:  184 Pedagang Berebut 72 Kios, Usulan Bangun Kios Baru Pakai APBD Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah

Sukma menilai dukungan Pemkab Malang dan seluruh pemangku kepentingan sangat menentukan. Pembinaan yang konsisten akan memperbesar peluang taekwondo menyumbang medali bagi Kabupaten Malang.

“Dengan sinergi yang kuat, saya berharap taekwondo menjadi salah satu cabang unggulan penyumbang medali pada Porprov 2027 mendatang,” tukasnya.

Delapan medali tersebut memang belum menjadi garis akhir perjuangan Taekwondo Kabupaten Malang. Namun, hasil itu menjadi alarm bahwa persiapan menuju Porprov Jatim 2027 mulai dipanaskan.

Iklan
Iklan